News Metro Medan Travel Viral

Ciri Psikologi di Balik Kebiasaan Posting di Instagram, Termasuk Narsisme dan FOMO

Mellyna Putri Diniar • Selasa, 31 Desember 2024 | 11:00 WIB

 

 

Ilustrasi pengguna Instagram. (Lifewire)
Ilustrasi pengguna Instagram. (Lifewire)

JawaPos.com - Instagram menjadi salah satu platform media sosial favorit untuk berbagi momen kehidupan sehari-hari. Mulai dari foto makanan, perjalanan liburan, hingga pencapaian pribadi, semua diabadikan dalam feed dan story. Namun, kebiasaan ini ternyata dapat mengungkap banyak hal tentang kepribadian seseorang.

Psikologi menunjukkan bahwa frekuensi posting di media sosial, terutama Instagram, dapat berkaitan dengan berbagai ciri kepribadian. Menurut Psychology Today, ada 10 ciri kepribadian umum yang sering ditemukan pada individu yang aktif berbagi kehidupan pribadi di platform ini. Berikut ulasannya:

  1. Cenderung Narsistik
    Individu yang narsistik sering merasa perlu mendapatkan perhatian dan kekaguman. Mereka biasanya memposting foto yang menunjukkan pencapaian pribadi, penampilan menarik, atau gaya hidup mewah untuk mendapatkan validasi sosial. Sebuah penelitian di Personality and Individual Differences mendukung hal ini, menunjukkan bahwa narsisme berkorelasi dengan kebiasaan mempromosikan diri secara online.

  2. Ekstrovert
    Kepribadian ekstrovert cenderung energik dan menikmati interaksi sosial. Instagram menjadi media yang sempurna bagi mereka untuk berbagi pengalaman dengan jaringan pertemanan yang luas. Postingan mereka sering kali mendapatkan banyak respons positif yang memuaskan kebutuhan mereka akan perhatian.

  3. Rendah Harga Diri
    Sebaliknya, beberapa orang menggunakan Instagram sebagai pelarian untuk menutupi rasa tidak aman. Dengan memamerkan kehidupan yang tampak sempurna dan menerima banyak like atau komentar, mereka merasa lebih diterima dan dihargai.

  4. Perfeksionis
    Orang dengan sifat perfeksionis memiliki kecenderungan untuk menampilkan versi terbaik dari diri mereka di media sosial. Setiap postingan biasanya direncanakan dan disunting dengan hati-hati agar terlihat sempurna di mata pengikut mereka.

  5. FOMO (Fear of Missing Out)
    Rasa takut ketinggalan tren atau momen penting sering memotivasi seseorang untuk memposting secara aktif di Instagram. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka selalu mengikuti tren dan terlibat dalam berbagai aktivitas sosial.

  6. Mencari Validasi
    Validasi sosial menjadi kebutuhan dasar bagi sebagian orang. Setiap interaksi seperti like, komentar, atau jumlah pengikut dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka.

  7. Impulsif
    Individu impulsif sering memposting secara spontan tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap privasi atau reputasi mereka. Tindakan ini sering kali dilakukan karena dorongan emosional sesaat.

  8. Kurang Batasan Pribadi
    Membagikan detail pribadi secara berlebihan di Instagram dapat menjadi tanda kurangnya batasan antara kehidupan publik dan pribadi. Hal ini tidak hanya berisiko terhadap privasi tetapi juga dapat memengaruhi hubungan interpersonal.

  9. Kesepian
    Bagi sebagian orang, Instagram adalah cara untuk mengurangi rasa kesepian. Mereka berharap dapat menarik perhatian dan membangun koneksi melalui postingan mereka.

  10. Insecure dalam Hubungan
    Seseorang yang sering memposting foto pasangan secara berlebihan mungkin menunjukkan rasa tidak aman dalam hubungan mereka. Postingan ini sering kali digunakan untuk mencari pengakuan dari orang lain bahwa hubungan mereka berjalan baik.

Meskipun ciri-ciri ini sering ditemukan, penting untuk diingat bahwa perilaku di media sosial tidak selalu mencerminkan kepribadian seseorang secara menyeluruh. Beberapa faktor eksternal, seperti tren atau tekanan sosial, juga memengaruhi kebiasaan memposting.

Jika Anda merasa memiliki masalah terkait penggunaan media sosial atau kepercayaan diri, sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental. Media sosial seharusnya menjadi sarana untuk berkomunikasi dan berekspresi, bukan sumber tekanan atau kecemasan.

Editor : Dhimas Ginanjar
#media sosial #psikologi #narsisme #instagram