JawaPos.com - Jalan nasional lintas tengah Sumatera di kawasan Batu Jomba, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, kini menghadapi kerusakan serius. Separuh badan jalan di titik ini nyaris hilang setelah tebing penahan sepanjang 15 meter amblas ke jurang sedalam belasan meter.
Kerusakan ini tidak hanya mempersempit jalur, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari karena minimnya penerangan. Jalan ini merupakan penghubung vital antara Sipirok dan Tarutung yang telah lama menjadi tulang punggung transportasi dan perekonomian daerah.
Meskipun telah dipasang tanda peringatan dan police line, kondisi ini tetap membuat pengendara was-was. Banyak warga dan pengguna jalan khawatir jika jalan ini benar-benar terputus, aktivitas masyarakat dan ekonomi di wilayah ini akan lumpuh.
Keluhan Warga dan Ancaman Infrastruktur
Seorang pengguna jalan, yang merupakan warga setempat, menyuarakan kekhawatiran mereka.
“Kalau jalan ini sampai putus, aktivitas masyarakat dan ekonomi di kawasan ini bisa lumpuh total. Pemerintah harus segera bertindak,” ungkapnya.
Selain tebing yang amblas, kondisi ruas jalan di kawasan lintas tengah Sumatera ini juga memperihatinkan. Banyak titik jalan bergelombang dan berlubang, memperburuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Padahal, jalur ini adalah bagian penting dalam mendukung pergerakan ekonomi daerah.
Tindakan Pemerintah Dinantikan
Kerusakan jalan nasional di kawasan strategis ini menjadi sorotan masyarakat. Mereka berharap perhatian serius dari pemerintah pusat dan daerah untuk segera menangani masalah ini.
Jalur yang aman dan memadai sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, perekonomian, dan keselamatan pengguna jalan.
Tindakan segera dari pihak berwenang sangat dinantikan agar jalur ini tidak benar-benar terputus dan membahayakan lebih banyak pengguna jalan. Infrastruktur yang baik adalah kunci kesejahteraan masyarakat, dan penyelesaian cepat atas masalah ini akan sangat membantu menjaga kelancaran konektivitas di Sumatera.
Editor : Dhimas Ginanjar