JawaPos.com – Harapan PSMS Medan untuk melaju ke babak delapan besar Liga 2 musim ini resmi pupus. Kekalahan dari PSPS pada Sabtu (4/1/2025) memperkecil peluang mereka, dan kemenangan PSKC Cimahi atas Persikota Tangerang pada Minggu (5/1/2025) memastikan kegagalan tim Ayam Kinantan.
Bertanding di Stadion Benteng, Tangerang, PSKC Cimahi berhasil mengalahkan Persikota Tangerang dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang yang dicetak Chencho Gyeltshen pada menit ke-28 menjadi penentu kemenangan PSKC, sekaligus menutup peluang PSMS Medan untuk lolos ke babak delapan besar Liga 2.
Kekalahan ini menempatkan PSMS di posisi keempat klasemen sementara Grup 1 dengan koleksi 23 poin dari 15 pertandingan. Meski masih menyisakan satu pertandingan melawan Sriwijaya FC, PSMS tak lagi bisa mengejar perolehan poin PSKC (27 poin) dan PSPS (26 poin).
Pertandingan terakhir PSPS melawan Persiraja juga tak memberikan peluang bagi PSMS, karena meski menyamai poin PSPS, mereka kalah head-to-head.
Kegagalan Pertama dalam Tiga Musim Terakhir
Kegagalan ini menjadi yang pertama bagi PSMS Medan dalam tiga musim terakhir. Musim lalu, tim Ayam Kinantan masih mampu melaju hingga babak delapan besar.
Namun, kini PSMS harus bersiap menghadapi babak playoff degradasi. Dalam format round robin tersebut, mereka akan bersaing dengan tim-tim lain seperti Bekasi City, Persikota Tangerang, Dejan FC, Sriwijaya FC, dan Persikabo 1973.
Babak playoff degradasi ini akan menjadi momen penting bagi PSMS untuk menghindari degradasi ke Liga 3. Tim dengan poin terendah di akhir babak round robin akan dipastikan terdegradasi.
Kegagalan ini menjadi pukulan berat bagi tim Ayam Kinantan, yang sebelumnya menjadi salah satu tim yang konsisten lolos ke babak delapan besar.
Kini, mereka harus fokus menghadapi tekanan di babak playoff dan menghindari ancaman degradasi.
Editor : Dhimas Ginanjar