News Metro Medan Travel Viral

Sumut Kekurangan 3.142 Penyuluh Pertanian, Pemerintah Diminta Tambah Tenaga

Dhimas Ginanjar • Kamis, 23 Januari 2025 | 10:25 WIB

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melaporkan kepada pemerintah pusat bahwa wilayah itu mengalami kekurangan sekitar 3.142 tenaga penyuluh pertanian yang tersebar di 33 kabupaten/kota. (Anggi/Antara)
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melaporkan kepada pemerintah pusat bahwa wilayah itu mengalami kekurangan sekitar 3.142 tenaga penyuluh pertanian yang tersebar di 33 kabupaten/kota. (Anggi/Antara)

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melaporkan kekurangan tenaga penyuluh pertanian sebanyak 3.142 orang yang tersebar di 33 kabupaten/kota. Kekurangan ini dinilai menghambat upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Penjabat Gubernur Sumut, Agus Fatoni, menjelaskan bahwa saat ini hanya terdapat 2.971 penyuluh pertanian di Sumut, sementara jumlah desa mencapai 6.113 desa. "Jumlah penyuluh di wilayah ini sebanyak 2.971 orang. Sedangkan di Sumut ada 6.113 desa. Artinya, terdapat kekurangan 3.142 tenaga penyuluh," kata Agus Fatoni di Medan, Rabu (22/1).

Berdasarkan Undang-Undang No. 19 Tahun 2023 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, setiap desa seharusnya memiliki minimal satu penyuluh pertanian. Namun, keterbatasan tenaga penyuluh menyebabkan satu orang harus menangani beberapa desa sekaligus.

Agus Fatoni menyampaikan permasalahan ini kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam Rapat Koordinasi Bidang Pangan Sumatera Utara yang berlangsung di Medan, Selasa (21/1).

\Ia menyoroti beberapa kendala utama, seperti ketersediaan penyuluh yang terbatas, kelembagaan penyuluh yang belum seragam, dan tugas penyuluh yang bersifat polyvalen atau menangani berbagai sub-bidang seperti tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perkebunan, dan perikanan.

"Kami mengharapkan solusi berupa penguatan regulasi untuk mendukung pendayagunaan penyuluh secara nasional, penambahan tenaga penyuluh, dan peningkatan dukungan sarana prasarana pembelajaran bagi penyuluh dan petani," ujar Agus Fatoni.

Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi antar kementerian dan lembaga di tingkat pusat maupun daerah untuk memperkuat pembinaan penyuluh. Laporan ini mencakup berbagai aspek terkait ketahanan pangan di wilayah Sumut.

Menanggapi laporan tersebut, Menko Pangan Zulkifli Hasan berkomitmen untuk membahas persoalan ini bersama pemerintah pusat guna mempercepat pelaksanaan kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada pangan. "Swasembada pangan menjadi top prioritas yang harus menjadi visi bersama," ungkap Zulkifli Hasan.

Dengan adanya penambahan tenaga penyuluh dan dukungan infrastruktur, Sumut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan mendukung upaya swasembada pangan nasional.

Editor : Dhimas Ginanjar
#swasembada pangan #sumatera utara #penyuluh pertanian