News Metro Medan Travel Viral

Wapres Gibran Berharap Medan Islamic Center Jadi Simbol Harmoni Antarumat dan Ikon Baru Kota Medan

Dhimas Ginanjar • Rabu, 25 Desember 2024 | 12:16 WIB

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung pembangunan Medan Islamic Center (MIC) di Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (24/12/2024). ANTARA/HO-Setwapres)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung pembangunan Medan Islamic Center (MIC) di Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (24/12/2024). ANTARA/HO-Setwapres)

 

JawaPos.com - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung proyek pembangunan Medan Islamic Center (MIC) di Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (24/12/2024).

Wapres berharap MIC menjadi simbol harmoni antarumat beragama sekaligus pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan budaya yang menginspirasi masyarakat.

Dalam kunjungannya, Wapres Gibran menegaskan bahwa pembangunanMedan Islamic Center sejalan dengan salah satu poin dalam Astacita, visi pemerintahan Presiden Prabowo, yaitu menciptakan kehidupan harmonis antarumat beragama menuju masyarakat yang adil dan makmur.

"PembangunanMedan Islamic Center adalah langkah nyata mewujudkan toleransi dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat," ungkap Gibran.

Medan Islamic Center dirancang sebagai pusat kegiatan yang tidak hanya berfokus pada penguatan nilai spiritual, tetapi juga menjadi wadah berkumpul dan belajar bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Dengan desain modern yang tetap mempertahankan nilai-nilai arsitektur Islam, Wapres berharap Medan Islamic Center dapat menjadi ikon baru Kota Medan yang membanggakan.

"Penting bagi kita untuk memastikan proyek ini selesai tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat," tambah Gibran.

Berdasarkan keterangan dari Biro Pers Sekretariat Wakil Presiden, pembangunan Medan Islamic Center meliputi masjid utama, auditorium, pusat kajian Islam, ruang serbaguna, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Proyek yang menelan biaya hingga Rp 393 miliar ini dirancang untuk menjadi tempat yang inklusif, mencerminkan toleransi dan kebersamaan.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran didampingi Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan, Alexander Sinulingga, serta Pimpinan Proyek Waskita Karya, Adriansyah Perdana.

Gibran juga menekankan bahwa Medan Islamic Center tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol harmoni yang mampu menginspirasi masyarakat di luar Medan. "MIC diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus menjalin persaudaraan," pungkasnya.

Dengan pembangunan yang berjalan sesuai rencana, Medan Islamic Center diyakini akan menjadi salah satu proyek monumental di Kota Medan, tidak hanya sebagai pusat keagamaan tetapi juga sebagai lambang toleransi di tengah keberagaman.

Editor : Dhimas Ginanjar
#Medan Islamic Centre #gibran rakabuming raka