News Metro Medan Travel Viral

Presiden Prabowo Akan Resmikan PLTA Jatigede dan Asahan Sumut, Dorong Energi Terbarukan untuk Pasokan Listrik Nasional

Dhimas Ginanjar • Minggu, 19 Januari 2025 | 00:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto. (Instagram Prabowo)
Presiden Prabowo Subianto. (Instagram Prabowo)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan dua Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) terbesar di Indonesia pada Januari 2025. Kedua proyek tersebut adalah PLTA Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, dan PLTA Asahan 3 di Sumatera Utara. Proyek ini diharapkan dapat memperkuat pasokan energi nasional sekaligus mempercepat transisi menuju penggunaan energi baru terbarukan.

Terletak di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, PLTA Jatigede memiliki kapasitas 110 MW (2 x 55 MW). Sejak dimulai pada 2019, proyek ini menyerap hingga 980 tenaga kerja lokal dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

Dengan rampungnya pembangunan, PLTA Jatigede diproyeksikan meningkatkan keandalan pasokan listrik di Jawa Barat dan sekitarnya. Pembangkit ini juga menjadi langkah penting dalam memperkuat infrastruktur energi terbarukan di Indonesia.

Sementara itu, PLTA Asahan 3, yang terletak di Kabupaten Asahan dan Toba, Sumatera Utara, memiliki kapasitas 2 x 87 MW. Proyek ini merupakan bagian dari upaya PT PLN (Persero) untuk meningkatkan kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi nasional.

PLTA Asahan 3 diproyeksikan membantu menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik di Sumatera, sekaligus menghasilkan penghematan signifikan selama masa operasionalnya. Pembangkit ini juga mendukung target Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060, mempertegas komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan lingkungan.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa peresmian kedua PLTA ini akan dilakukan oleh Presiden Prabowo dalam waktu dekat.

“Pak Presiden akan meresmikan PLTA Jatigede dan Asahan bulan ini, meski tanggal pastinya masih tentatif,” ujar Eniya dalam acara Ekonomi Digital Indonesia 2025 di Jakarta, Kamis (16/1).

Kehadiran PLTA ini tidak hanya memperkuat pasokan listrik yang ramah lingkungan, tetapi juga mendukung daya saing ekonomi nasional dan keberlanjutan energi di masa depan.

Dengan beroperasinya kedua PLTA ini, Indonesia semakin mandiri dalam penyediaan energi hijau. Selain itu, pengoperasian PLTA Jatigede dan Asahan diperkirakan akan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi lokal dan memberikan dampak positif terhadap daya saing ekonomi nasional.

Komitmen pemerintah dalam mempercepat pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan energi di Indonesia. Kehadiran PLTA Jatigede dan Asahan menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang serius dalam mengadopsi teknologi ramah lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

Editor : Dhimas Ginanjar
#sumatera utara #plta #prabowo subianto #PLTA Asahan 3 #energi terbarukan